3 dari 4 pilar bei di miliki asing ..
Ini fakta yang sangat tidak sehat, bule 'menguasai' 67,5 % market share/market capitalization di BEI. Pada kondisi ketidakseimbanga...

https://sahampemenang.blogspot.com/2009/12/bule-masih-pegang-kunci.html
Ini fakta yang sangat tidak sehat, bule 'menguasai' 67,5 % market share/market capitalization di BEI. Pada kondisi ketidakseimbangan pengusaan pasar seperti ini, dengan sangat terpaksa kita harus mencermati setiap gerakan investor asing (hot money), sampai suatu saat pasar kita mencapai keseimbangan kepemilikan antara investor lokal dengan asing. Kalau BEI diibarat sebagai sebuah rumah, bayangkan betapa rapuhnya konstruksi BEI, karena 3 dari 4 pilar penyangganya dimiliki oleh asing dan setiap saat bisa mereka pindahan ke BE-negara lain sesukanya, sekaligus menjadikan bargaining powernya sangat kuat.
NB : Sahabat, itu arsip posting kita tanggal 23/12/2009 yll (data tahun 2010 tidak jauh berbeda persentasenya). Untuk hari ini (11/01/2011) hindari berjudi lagi dengan pasar dengan cara tebak2an, salah satu indikator logis yang harus kita pantau adalah : CAPITAL OUTFLOW. Kalau tekanan ini sudah berkurang atau malah terjadi pembalikan haluan, maka rumah IHSG akan kembali COOL. Tidak perlu melawan arus yang pada saat ini tidak mampu kita lawan. Dan ini resiko dari sebuah kebijakan pragmatisme yang membiarkan orang lain 'menguasai' rumah kita ! Setiap kemenangan tanpa dasar adalah hutang yang harus kita bayar...!
NB : Sahabat, itu arsip posting kita tanggal 23/12/2009 yll (data tahun 2010 tidak jauh berbeda persentasenya). Untuk hari ini (11/01/2011) hindari berjudi lagi dengan pasar dengan cara tebak2an, salah satu indikator logis yang harus kita pantau adalah : CAPITAL OUTFLOW. Kalau tekanan ini sudah berkurang atau malah terjadi pembalikan haluan, maka rumah IHSG akan kembali COOL. Tidak perlu melawan arus yang pada saat ini tidak mampu kita lawan. Dan ini resiko dari sebuah kebijakan pragmatisme yang membiarkan orang lain 'menguasai' rumah kita ! Setiap kemenangan tanpa dasar adalah hutang yang harus kita bayar...!